Selasa, 17 Desember 2013

KLENSECT 200 EC (Permetrin 200 g/l)


KLENSECT 200 EC adalah insektisida kontak dan lambung berwarna kuning kecoklatan berbentuk pekatan yang dapat diemulsikan, untuk mengendalikan hama pada tanaman bawang merah, cabai, kubis, kentang, kakao, kelapa sawit dan tembakau.
klensect_440px

Keunggulan

  • Memiliki KNOCK DOWN EFFECT yang kuat sehingga cepat mematikan hama yang terkena semprot.
  • Bersifat REPELLENT, sehingga dapat melindungi tanaman dari serangan hama dalam waktu yang panjang.
  • Memiliki spektrum pengendalian yang luas (BROAD SPECTRUM) sehingga dapat mengendalikan berbagai hama pada berbagai tanaman.
  • Mempunyai kandungan BAHAN AKTIF yang TINGGI sehingga lebih efektif dan lebih ekonomis dibandingkan insektisida lainnya.
  • Bekerja secara ganda (DOUBLE ACTION), sebagai RACUN KONTAK dan RACUN LAMBUNG dengan cara menyerang sistem syaraf pusat serangga hama.

Penggunaan Terdaftar

Bawang Merah
Ulat Grayak : Spodoptera exigua (1 – 1,5 ml/l)

Cabai
Ulat Grayak : Spodoptera litura (1 – 1,5 ml/l)

Kubis
Ulat Daun : Plutella xylostella (0,5 – 1 ml/l)
Ulat Krop : Crocidolomia binotalis (0,75 – 1 ml/l)

Kentang
Hama Thrips : Thrips palmi (0,25 – 0,5 ml/l)

Kakao
Penggerek Buah Kakao : Conopomorpha cramerella (1 – 2 ml/l)

Kelapa Sawit
Ulat Api : Thosea asigna (0,25 – 0,5 ml/l)

Tembakau
Ulat Penggerek Pucuk : Helicoverpa armigera (0,5 – 1 ml/l)

ABOLISI 865 SL (Dimetil Amina 865 g/l Setara Dengan 2,4-D 720 g/l)

ABOLISI 865 SL adalah herbisida sistemik dan selektif purna tumbuh berwarna coklat berbentuk larutan dalam air untuk mengendalikan gulma pada tanaman padi dan tebu.

Keunggulan

  • Herbisida selektif yang berspektrum luas, sehingga mampu mengendalikan gulma berdaun lebar, berdaun sempit dan teki
  • Bersifat sistemik, sehingga dapat mengendalikan gulma sampai ke akar-akarnya
  • Tidak menimbulkan efek fototoksisitas pada tanaman selama digunakan sesuai dosis anjuran
  • Dapat dicampur dengan herbisida lain untuk memperluas spektrum pengendalian terhadap gulma

Penggunaan Terdaftar

Padi Sawah

Gulma daun lebar :
Alternanthera sessilis (0,75 – 1,5 l/ha)
Teki Cyperus iria
Teki Fymbristilis litoralis

Budidaya Tebu

Gulma daun lebar :
Ipomoea triloba (0,75 – 1 l/ha)
Croton hirtus
Euphorbia geniculata
Asystasia gangetica

Gulma daun sempit :
Richardia brasiliensis

SUPREMO 480 SL (IPA Glifosat 480 g/l)


SUPREMO 480 SL adalah herbisida sistemik purna tumbuh berwarna kekuningan berbentuk larutan dalam air untuk mengendalikan gulma pada tanaman kakao, karet, kelapa sawit, teh, kopi, jagung dan kedelai.

Keunggulan

  • Bersifat sistemik sehingga seluruh bagian gulma dapat dikendalikan (TUNTAS SAMPAI KE AKARNYA).
  • Untuk penyiangan tidak akan meracuni bagian tanaman pokok selama TIDAK MENGENAI bagian tanaman yang disiangi, karena GLIFOSAT akan TERIKAT oleh partikel tanah dan menjadi TIDAK AKTIF.
  • Tidak bisa diserap melalui akar, sehingga bisa digunakan dalam rangka TOT.

Untuk Memperoleh Hasil Penyemprotan Terbaik

  • Penyemprotan dilakukan pada saat gulma sedang aktif tumbuh.
  • Air yang digunakan tidak mengandung partikel tanah (celupkan tangan ke dalam air, jika tangan masih terlihat maka air tersebut masih dapat digunakan).
  • Gunakan dosis sesuai anjuran.
  • Lalukan penyemprotan secara merata, saat cerah dan tidak hujan dalam waktu 8 jam.
  • Dapat dicampur dengan herbisida lainnya seperti : TRENDY, ABOLISI dan TRIESTER.

Penggunaan Terdaftar

Kakao (TBM)

Gulma daun lebar :
Ageratum conyzoides (1,5 – 3 l/ha)
Cleome rutidospermae (1,5 – 3 l/ha)
Gulma daun sempit :
Paspalum conjugatum (1,5 – 3 l/ha)
Setaria plicata (1,5 – 3 l/ha)
Gulma semak/berkayu :
Clidemia hirta (1,5 – 3 l/ha)

Karet

Gulma daun lebar :
Mikania micrantha (3 – 4,5 l/ha)
Ottochloa nodosa (3 – 4,5 l/ha)
Axonopus compressus (3 – 4,5 l/ha)

Kelapa Sawit (TBM)

Gulma daun lebar :
Mikania micrantha (1,5 – 3 l/ha)
Synedrella nodiflora (1,5 – 3 l/ha)
Gulma daun sempit :
Digitaria ciliaris (1,5 – 3 l/ha)
Axonopus compressus (1,5 – 3 l/ha)
Ottochloa nodosa (1,5 – 3 l/ha)
Alang-alang : Imperata cylindrica (3 – 6 l/ha)

Teh

Gulma daun sempit :
Digitaria ciliaris (3 – 4,5 l/ha)
Setaria plicata (3 – 4,5 l/ha)
Gulma daun lebar :
Borreria alata (3 – 4,5 l/ha)
Ageratum conyzoides (3 – 4,5 l/ha)

Kopi (TBM)

Gulma daun lebar :
Mikania micrantha (1,5 – 3 l/ha)
Ottochloa nodosa (1,5 – 3 l/ha)
Setaria plicata (1,5 – 3 l/ha)
Gulma daun sempit :
Alang-alang : Imperata cylindrica (1,5 – 3 l/ha)

Persiapan Tanam Budidaya Jagung (TOT)

Gulma daun sempit :
Brachiaria mutica (2 – 3 l/ha)
Digitaria ciliaris (2 – 3 l/ha)
Setaria plicata (2 – 3 l/ha)
Alang-alang : Imperata cylindrica (2 – 3 l/ha)
Gulma berdaun lebar :
Ageratum conyzoides (1,5 – 3 l/ha)
Borreria alata (1,5 – 3 l/ha)

Persiapan Tanam Budidaya Kedelai (TOT)

Gulma berdaun lebar :
Ageratum conyzoides
Synedrella nodiflora (1,5 – 3 l/ha)
Cleome rutidospermae (1,5 – 3 l/ha)
Gulma berdaun sempit :
Setaria plicata (1,5 – 3 l/ha)
Digitaria ciliaris (1,5 – 3 l/ha)
Cynodon dactylon (1,5 – 3 l/ha)

DELOUSE 200 SL (Imidakloprid 200 g/l)

DELOUSE 200 SL adalah insektisida sistemik racun kontak dan lambung berwarna kuning, berbentuk larutan dalam air untuk mengendalikan hama pada tanaman cabai, kentang, padi, tomat dan tembakau.

Keunggulan

  • Spesialis PENGENDALI hama PENUSUK dan PENGHISAP (Sucking Pest) seperti Wereng, Thrips, Kutu Kebul, Aphids dll.
  • Sebagai PEMECAH RESISTENSI, terutama untuk mengendalikan hama yang sudah RESISTEN terhadap golongan BAHAN AKTIF LAIN.
  • Bekerja secara ganda (DOUBLE ACTION), sebagai RACUN KONTAK dan RACUN LAMBUNG.
  • Bersifat SISTEMIK, sehingga tidak mudah TERCUCI oleh AIR HUJAN.

Penggunaan Terdaftar

Cabai
Hama Thrips : Thrips parvispinus (0,5 ml/l)
Kutu Daun : Myzus persicae (0,5 ml/l)

Kentang
Hama Thrips : Thrips parvispinus (0,5 ml/l)
Kutu Daun : Myzus persicae (0,5 ml/l)

Padi
Wereng Coklat : Nilaparvata lugens (1 ml/l)

Tomat
Hama Thrips : Thrips parvispinus (0,25 – 0,5 ml/l)
Kutu Kebul : Bemisia tabaci (0,5 – 1 ml/l)

Tembakau
Kutu Daun : Myzus persicae (0,5 – 1 ml/l)
Kutu Daun : Aphis glycines (0,75 – 1 ml/l)

BALISTIC 50 SC (Fipronil 50 g/l)

BALISTIC 50 SC adalah insektisida dan zat pengatur tumbuh sistemik berbentuk suspensi berwarna putih berdaya racun kontak dan lambung untuk mengendalikan hama pada tanaman kentang, padi, bawang merah, cabai, karet dan kelapa sawit.

demolish2_440px

Keunggulan

  • Bersifat SISTEMIK sehingga mampu mengendalikan hama sekalipun yang tersembunyi dibalik daun.
  • Mengandung ZPT (ZAT PENGATUR TUMBUH) sehingga tanaman lebih hijau dan subur (FITOTONIC EFFECT).
  • Cepat meresap ke dalam jaringan tanaman, sehingga terlindung dari PENCUCIAN OLEH AIR HUJAN dan mampu memberikan perlindungan dalam waktu yang lebih lama.
  • Memiliki SPEKTRUM PENGENDALIAN YANG LUAS, sehingga bisa digunakan untuk mengendalikan berbagai hama pada berbagai tanaman.
  • Bekerja ganda (DOUBLE ACTION), yaitu sebagai RACUN KONTAK dan RACUN LAMBUNG sehingga lebih efektif dalam mengendalikan hama.
  • Sangat efektif dalam mengendalikan hama penggerek batang padi, thrips, kutu-kutuan, rayap tanah, uret dan orong-orong (anjing tanah).
  • Dapat dicampur dengan insektisida lain dan dapat digunakan pada berbagai jenis tanaman (Tanaman Pangan, Sayuran dan Perkebunan).

Penggunaan Terdaftar

Kentang
Hama Thrips : Thrips parvispinus (0,5 ml/l)
Kutu Daun : Myzus persicae (0,5 ml/l)

Padi
Wereng Coklat : Nilaparvata lugens (1 – 2 ml/l)
Penggerek Batang : Scirpophaga incertulas (1,5 – 2 ml/l)
Hama Pelipat Daun : Cnaphalocrosis medinalis (2 ml/l)

Bawang Merah
Hama Pengorok Daun : Liriomyza huidobrensis (2 ml/l)

Cabai
Hama Thrips : Thrips parvispinus (1 – 2 ml/l)
Kutu Daun : Myzus persicae (1 – 2 ml/l)

Karet
Rayap Tanah : Coptotermes curvignathus (0,5 – 1 ml/l)

Kelapa Sawit
Rayap Tanah : Coptotermes curvignathus (0,5 – 1 ml/l)

DEMOLISH 18 EC (Abamektin 18 g/l)

demolish2_440pxDEMOLISH 18 EC adalah insektisida racun kontak dan lambung berwarna coklat kehitaman, berbentuk pekatan yang dapat diemulsikan untuk mengendalikan hama pada tanaman cabai, bawang merah, kubis, padi, kentang, kelapa sawit, tomat, krisan dan kacang panjang.

Keunggulan

  • Bersifat TRANSLAMINAR sehingga mampu mengendalikan hama sekalipun yang tersembunyi dibalik daun dan tidak mudah tercuci oleh air hujan.
  • Memiliki FITOTONIC EFFECT, sehingga tanaman lebih sehat dan subur.
  • Memiliki SPEKTRUM PENGENDALIAN YANG LUAS,  sehingga bisa digunakan untuk mengendalikan berbagai hama pada berbagai tanaman.
  • Bekerja ganda (DOUBLE ACTION), yaitu sebagai RACUN KONTAK dan RACUN LAMBUNG sehingga lebih efektif dalam mengendalikan hama.
  • Selain INSEKTISIDA juga merupakan AKARISIDA yang efektif mengendalikan semua jenis HAMA PENUSUK PENGHISAP DAUN termasuk TUNGAU.
  • Dapat dicampur dengan insektisida lain dan dapat digunakan pada berbagai jenis tanaman (Tanaman Pangan, Sayuran dan Perkebunan).

Penggunaan Terdaftar

Cabai
Hama Thrips : Thrips parvispinus (0,5 ml/l)
Kutu Daun : Myzus persicae (0,5 ml/l)
TungauPolyphagotarsonemus latus (0,5 – 0,75 ml/l)

Bawang Merah
Hama Pengorok Daun : Liriomyza sp. (0,375 – 0,5 ml/l)

Kubis
Ulat Daun : Plutella xylostella (0,5 ml/l)
Ulat Krop : Crocidolomia binotalis (0,5 ml/l)

Padi
Wereng Coklat : Nilaparvata lugens (0,75 – 1 ml/l)
Penggerek Batang : Scirpophaga incertulas (0,75 – 1 ml/l)
Hama Pelipat Daun : Cnaphalocrosis medinalis (1 – 2 ml/l)
Hama Ganjur : Orseolia oryzae (1 – 2 ml/l)

Kentang
Pengorok Daun : Liriomyza huidobrensis (0,5 – 1 ml/l)
Hama Phthorimaea operculella (0,5 – 1 ml/l)

Kelapa Sawit
Ulat Kantong : Metisa plana (0,5 – 1 ml/l)

Tomat
Pengorok Daun : Liriomyza huidobrensis (0,5 – 1 ml/l)

Krisan
Pengorok Daun : Liriomyza huidobrensis (0,75 – 1 ml/l)

Kacang Panjang
Penggerek Polong : Maruca testulalis (0,75 – 1 ml/l)

FOLTUS 400 SL (Dimehipo 400 g/l)


FOLTUS 400 SL adalah insektisida racun kontak dan lambung berwarna coklat berbentuk larutan dalam air untuk mengendalikan hama pada tanaman padi, kedelai, kentang dan kelapa sawit.

Keunggulan

  • Bersifat SISTEMIK, sehingga mampu mengendalikan hama yang TERSEMBUNYI di dalam BATANG atau DAUN dan tidak mudah TERCUCI oleh AIR HUJAN.
  • SPESIALIS pengendali SUNDEP dan BELUK.
  • Bekerja secara ganda (DOUBLE ACTION), sebagai RACUN KONTAK dan RACUN LAMBUNG.
  • Relatif AMAN terhadap LINGKUNGAN jika digunakan secara BIJAKSANA 

 

Penggunaan Terdaftar

Padi
Wereng Coklat : Nilaparvata lugens (0,75 – 1,5 ml/l)
Penggerek Batang : Scirpophaga incertulas (2,25 – 3 ml/l)

Kedelai
Lalat Bibit : Ophiomya phaseoli (1,5 – 2 ml/l)
Penggulung Daun : Lamprosema indicata (1,5 – 2 ml/l)

Kentang
Pengorok Daun : Liriomyza huidobrensis (2 – 3 ml/l)

Kelapa Sawit
Ulat Kantong : Metisa plana (0,5 – 1 ml/l)