Keunggulan
- Bersifat Sistemik sehingga mampu melindungi seluruh bagian tanaman
- Efektif mengendalikan penyakit layu Fusarium sp. pada cabai, penyakit bidang sadap (mati plat) pada karet, mencegah penyakit busuk bakteri Xanthomonas campestris pada kubis dan penyakit rebah kecambah (Phytium sp) di persemaian
- Tidak menimbulkan fitotoksisitas pada tanaman selama digunakan sesuai dengan dosis/konsentrasi anjuran
- Aplikasi mudah dengan cara disemprotkan atau dikocor
- Spektrum pengendalian yang luas, sehingga dapat digunakan untuk mengendalikan berbagai penyakit pada berbagai jenis tanaman
Penggunaan Terdaftar
Kacang tanah
Penyakit bercak daun :Cercospora arachidicola (0,5 – 1 g/l)
Cercospora personata (0,25 – 0,5 g/l)
Apel
Penyakit embun tepung : Podosphaera leucotricha (1,5 – 2,25 g/l)
Bawang merah
Penyakit antraknosa : Colletotrichum circinans (1,5 – 2,25 g/l)
Cabai
Penyakit bercak daun : Cercospora capsici (1,5 – 2,25 g/l)
Semangka
Penyakit antraknosa : Colletotrichum lagenarium (2 – 3 g/l)
Karet
Penyakit bidang sadap : Ceratocystis fimbriata (1 – 1,5 g/l)
Padi
Penyakit blast : Pyricularia oryzae (2 g/l)
Hawar daun : Xanthomonas oryzae (2 g/l)
Kubis
Busuk hitam: Xanthomonas campestris (2 g/l)
penyakit rebah semai : Pythium spp. (2 g/l)
Cabai
Fusarium: Fusarium oxysporum (2 g/l)
penyakit rebah semai : Pythium spp. (2 g/l)
Pembibitan Kelapa Sawit
Bercak daun: Curcularia maculans (4 g/l)
Tomat
penyakit rebah semai : Pythium spp. (2 g/l)
Tembakau
Penyakit embun tepung : Oidium tabaci (2 g/l)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar